Cara dan Teknik Bermain Basket

Cara bermain basket yang baik dan benar untuk seorang pemula adalah dengan melatih tangan kanan untuk bermain bola basket. Jika telah terbiasa memainkan bola dengan tangan kanan, berlatihlah memutar-mutar bola dengan menggunakan tangan kiri. Memang untuk bagian yang satu ini sangat sulit dilakukan, namun jangan menyerah, lakukan secara berulang-ulang.

Di Indonesia sendiri, olahraga basket dibawah naungan PERBASI sebagai induk organisasi olahraga basket. Dimana semua hal yang berkaitan dengan pertandingan, turnamen  olahraga basket diatur di PERBASI. Sedangkan untuk induk olahraga basket dunia dipegang oleh Federation International Basketball Association atau disingkat FIBA.

Sebelum mengenal teknik bermain bola basket, ada baiknya Anda mengetahui peraturan singkat dari bermain basket. Berbeda dengan sepak bola, ukuran lapangan bola basket 28meter x 15 meter berbentuk persegi panjang. Sedangkan jumlah pemain bola basket setiap tim berjumlah 5 orang pemain inti dan 5 orang pemain cadangan. Terdapat 2 wasit sebagai pemimpin pertandingan, keduanya dinamakan Referee dan Umpire.

Berikut adalah ukuran lengkap lapangan bola basket sesuai standar internasional :

  • Panjang: 28 meter
  • Lebar: 15 meter
  • Diameter lingkaran tengah: 3,6 meter
  • Tinggi ring: 3,05 meter
  • Radius busur: 1,25 meter
  • Jarak lemparan bebas: 4,6 meter
  • Jarak tembakan tiga angka: 6,6 hingga 6,75 meter
  • Lebar garis: 5 sentimeter

Teknik-Teknik Dasar Bermain Basket

Setelah kedua tangan terbiasa, latih kedua tangan dengan menggabungkan kemampuan keduanya. Kemudian Anda dapat melakukan latihan shooting di area three point. Agar lemparan three point Anda tepat sasaran, latihlah otot-otot kaki dan tangan Anda dengan sit up dan push up. Cukup lima belas menit sebelum latihan sebagai pemanasan otot.

1. Passing dan Catching

Teknik passing dan catching atau lebih dikenal dengan istilah oper, lempar, umpan, dan tangkap bola. Melakukan oper biasanya dilakukan dengan dua atau bahkan satu tangan dengan gerakan yang sangat cepat, keras, dan yang pasti tepat. Namun bukan berarti melakukan teknik ini dengan gegabah dan liar sehingga dapat membuat lawan cidera.

Ada hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan teknik ini, salah satunya adalah memperhatikan posisi lawan, jangan sampai bola berada dalam lingkaran jangkauan lawan, dan hindari lemparan menyilang. Kuasai teknik dasar seperti chest pass atau operan dada, bounce pass atau operan pantulan, over head pass atau operan dari atas kepala, dan baseball pass atau operan jarak jauh.

2. Dribbling

Teknik dasar kedua untuk bermain basket yang perlu Anda ketahui adalah dribbling atau cara menggiring bola ke segala arah lebih dari satu langkah atau sambil berlari yang dilakukan dengan memantulkan bola dan merupakan usaha menghindarkan bola dari lawan.

Kuasai teknik menggiring bola ini, antara lain dengan teknik menggiring bola rendah yang tujuannya adalah untuk mengontrol kecepatan dan arah bola, menggiring bola tinggi dengan tujuan untuk mengatur kecepatan pemain, dan menggiring campuran dengan tujuan mengontrol bola dan pemain agar dapat sejalan dan memudahkan pemain mengatur jarak bola dan lawan, biasanya teknik ini diikuti dengan usaha membelakangi lawan atau merenggangkan tangan untuk  menghalangi jalan lawan.

3. Shooting

Selanjutnya adalah teknik shooting atau menembak. Ini adalah point utama yang harus dikuasai oleh pemain karena ketepatan menembak akan menentukan hasil kekuatan kaki dan tangan harus dipadukan, karena itulah latihan sit up dan push up akan membantu pemain untuk memperkuat otot-otot kaki dan tangan. Ada dua macam cara menembakkan bola, yaitu dengan one hand shoot atau tembakan satu tangan dan two hand shoot atau tembakan dua tangan.

4. Pivot

Dikenal juga istilah pivot, yang digunakan untuk mengatasi aturan tentang diperbolehkannya pemain memegang atau memeluk bola sambil berlari atau berjalan. Peraturan ini juga memperbolehkan seorang pemain yang memegang atau memeluk bola tidak boleh melangkah lebih dari satu langkah tanpa melakukan dribbling. Gerakan pivot lah yang akan mengatasi masalah ini, yaitu gerakan berporos. Gerakan berposros adalah memberikan tugas pada satu kaki sebagai tumpuan sehingga badan dapat melakukan mengubah arah hadap ke segala arah tanpa menggeser atau mengangkat kaki yang menjadi poros dari tempatnya sementara kaki yang lain digunakan untuk bergerak dan berusaha menjauhkan bola dari jangkauan lawan.

5. Rebound

Terakhir, yang perlu dikuasai oleh pemain adalah teknik rebound atau merampok bola dari lawan. Hal ini menjadi hal yang biasa untuk mencapai kemenangan, namun jangan lakukan dengan gegabah dan kasar karena hanya akan membuat pemain mendapat teguran bahkan hukuman keluar lapangan. Merampok bola dapat dilakukan ketika bola datang dari arah pantulan papan pantul atau keranjang akibat tembakan yang gagal.

Dengan rebound seorang pemain memiliki lagi kesempatan untuk memasukkan bola ke dalam keranjang. Teknik merampok bola dari lawan ini ada dua macam, yakni dengan defensive rebound atau merampok bola saat bertahan, dan offensive rebound atau merampok bola saat menyerang. Seseorang yang sudah ahli dalam cara bermain basket akan mempunyai feeling dan kemampuan menutup jalan lawan. Feeling itu berguna untuk menentukan waktu yang tepat saat menembak atau menyerang lawan.

Peraturan Dasar Permainan Basket

Ada peraturan yang harus diperhatikan ketika bermain basket agar tidak merugikan kelompok. Aturan dasar seperti diperbolehkannya melempar bola dengan satu atau dua tangan ke segala arah, bola dapat dipukul dengan menggunakan satu atau dua tangan ke segala arah asal tidak dengan kepanan tangan, tidak diperbolehkannya seorang pemain berlari sambil memegang atau memeluk bola sehingga mengharuskan pemain untuk melemparkan bola pada titik dimana dia berdiri untuk dialihkan pada teman satu kelompoknya.

Peraturan paling mendasar dari sebuh permainan basket adalah larangan menghadangm mendorong, memukul, menendang, menyeruduk lawan main yang dapat menyebabkan cidera baik sengaja ataupun tidak sengaja. Karena itulah seorang pemain secara tida langsung dituntut untuk memiliki sifat sabar dan sportif namun tidak pantang menyerah. Menghargai lawan adalah satu sikap yang baik di lapangan. Jika pemain terbukti melakukan hal yang membuat cidera pemain lain akan mendapatkan teguran atau bahkan dikeluarkan dari lapangan dan pergantian pemain tidak diperbolehkan. Yang perlu diperhatikan dengan peringatan adalah jika salah satu pihak pemain melakukan kesalahan tiga kali berturut-turut, maka akan dihitung sebagai gol untuk lawan.

Gol yang sah adalah bola yang masuk ke dalam keranjang bola, bukan bola yang terhenti di pinggiran keranjang dan pemain sengaja menggerakan keranjang atau bola yang membuat bola masuk ke dalam keranjang. Hak bola yang keluar dari lapangan adalah pemain yang pertama menyentuhnya saat bola dikembalikan ke dalam area lapangan, jika terjadi perbedaan pendapat, maka yang memutuskan adalah wasit dengan meminta satu pemain dari masing-masing team untuk saling berhadapan yang salah satu pemain akan melemparkan bola dan siapa yang mengkap pertama atau menyentuh bola pertama kali, dia lah yang berhak atas bola. wasit memiliki kedudukan aktif untuk memperhatikan permainan dan melakukan ketegasan dengan memberikan diskualifikasi pada pemain yang melakukan pelanggaran secara berturut-turut.

Wasit utama dibantu dengan seseorang yang berkedudukan sebagai wasit pembantu dan wasit pembantu memiliki hak untuk menentukan ke-sah-an suatu gol dan menghitung gol. Pertandingan dilaksanakan dengan waktu empat quarter yang masing-masing terdiri dari sepuluh menit, dan pihak yang paling banyak memasukkan bola ke dalam keranjang dinyatakan sebagai pemenang.

Persiapan Utama

Anda ingin menjadi pemain basket profesional? Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda persiapkan agar keinginan Anda tercapai.

1. Tekadkan niat

Walaupun Anda tidak bermain di pertandingan nasional ataupun internasional, bukan berarti Anda tidak pantas menjadi pemain profesional, maksud dari pemain profesional di sini adalah Anda harus bisa fokus pada niat Anda berlatih basket setelah lepas dari pekerjaan tetap Anda.

2. Rutin latihan

Buatlah jadwal untuk diri Anda sendiri. Paling tidak sediakan waktu dua kali atau tiga kali sehari dalam seminggu. Dua jam setiap kali latihan, dimulai dengan pemanasan melakukan sit up, push up, lari-lari kecil, merenggangkan otot-otot tangan dan kaki, kemudian setahap demi setahap sebelum benar-benar bermain basket.

You May Also Like