Cara Mudah Mengecek dan Mengganti Oli Mobil Tanpa Harus Pergi ke Bengkel

Mempunyai mobil dengan performa yang baik tentunya kebanggaan sendiri sebagai pemilik, dan salah satu pendukung penampilan mobil di jalan adalah penggunaan oli yang tepat. Dapat dikatakan oli merupakan salah satu komponen yang sangat vital, tanpa adanya pelumas tersebut tentu mesin mobil tidak akan bisa berjalan dengan sempurna. Dan sama halnya dengan rem yang membutuhkan oli untuk menjaga kinerjanya supaya tetap baik. Makanya tidak heran jika penggantian oli secara rutin sangat dianjurkan, patokan penggantian oli sendiri bisa dari jarak yang telah ditempuh ataupun lama waktu penggantian.

Mengecek dan mengganti oli mobil bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan dari ahli bengkel, kalaupun harus ke bengkel tidak membutuhkan waktu banyak karena memang tergolong lebih mudah. Jika Anda bisa melakukannya sendiri tentu akan lebih baik dan pastinya dapat menghemat biaya pengeluaran perawatan mobil. Berikut ini beberapa tahapan penggantian oli mobil yang dapat Anda lakukan sendiri yaitu:

  • Membuang oli yang lama.

Pertama adalah proses pembuangan oli bekas dari mobil, sebelumnya Anda perlu persiapkan terlebih dahulu beberapa peralatannya seperti dongkrak sebagai penyangga, tempat oli bekas, oli baru, senter dan juga kunci sok. Terlebih dahulu Anda panaskan mobil kurang lebih 2 menit untuk membuat oli lebih mencair dan mudah untuk keluar. Dan jangan lupa buka penutup oli, umumnya berada pada atas mesin. Hal ini bertujuan supaya udara yang masuk dapat membantu memudahkan oli mengalir keluar.

  • Mengganti saringan baru.

Agar mesin mobil Anda mempunyai performa yang lebih bagus setelah diganti oli, Anda bisa menambahkan dengan mengganti pada saringan. Umumnya saringan berwarna biru, hitam ataupun putih dan lokasinya berada pada bagian depan, samping ataupun belakang mesin. Setelah itu lepas dan pasang dengan saringan baru secara perlahan, untuk pemasangan biasanya ada buku petunjuk manual.

  • Masukkan oli baru.

Setelah itu saatnya untuk menuangkan oli baru yang menjadi ganti, pastikan Anda memilih jenis oli yang mempunyai kualitas bagus supaya performa mobil tetap baik. Jangan lupa untuk menutup kembali bagian oli setelah pengisian selesai. Jika memang ada beberapa tetesan oli, bisa dipastikan bahwa pemasangan saringan ataupun penutup oli tidak tepat.

  • Buang oli lama.

Terakhir adalah buanglah oli bekas pada tempat dan lokasi yang tepat supaya tidak membahayakan.

Walaupun memang terlihat sangat mudah tetap saja jika dilakukan tanpa adanya keahlian akan membuat mobil tidak maksimal. Jika belum yakin lebih baik tetap serahkan pada bagian bengkel yang lebih ahli dalam segala bentuk penggantian. Sebelum Anda menggantinya, lebih baik untuk cek dengan seksama apakah oli memang sudah benar-benar tidak berfungsi sehingga berpengaruh pada komponen lainnya atau masih bagus.

You May Also Like