Pentingnya Cara Merawat Sepatu Kulit

cara merawat sepatu kulit

Apa Anda mengetahui cara merawat sepatu kulit? Penampilan seseorang tidak hanya dilihat dari setelan jas dan tuxedo yang dikenakan, maupun aroma minyak wangi yang semerbak dari tubuh. Sepatu juga menjadi elemen fashion yang penting dan menunjang segala aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, menghadiri undangan, dan acara-acara besar. Di pasaran banyak model sepatu yang dapat dipilih dan disesuaikan dengan karakter pemakainya termasuk tema acara yang akan dihadiri.

Memilih sepatu berkualitas bukan perkara yang mudah, apabila Anda tidak jeli dan cermat. Secara umum, kualitas sepatu diukur menurut jenis bahan dasar pembuatan sepatu. Dari segi bahan, ada yang terbuat dari bahan kulit asli, kulit buatan (sintetis), dan kanvas.

Setiap bahan dasar memiliki karakteristik yang membedakan dalam hal kualitas dan cara perawatan terbaiknya. Pemilik sepatu harus paham benar dengan sepatu yang dipilihnya, agar sepatu bertahan dalam waktu lama.

Bahan Dasar Sepatu

Bahan dasar yang paling sering diburu oleh pengguna sepatu ialah kulit, karena dianggap memiliki kualitas tinggi dibanding jenis bahan dasar lain. Kualitas bahan kulit terletak pada asal bahan tersebut diperoleh, terutama jenis hewan. Misalnya kulit sapi, kangguru, dan domba memiliki tekstur permukaan kulit mengkilat sehingga produsen sepatu lebih memilihnya untuk bahan dasar sepatu kulit.

Selain bahan dasar kulit, produsen sepatu juga membuat sepatu dari bahan kulit buatan atau umum disebut sintetis. Penggunaan bahan kulit sintetis biasanya dikombinasikan dengan bahan kulit asli karena harga bahan kulit asli cukup mahal. Sepatu sintetis dapat divariasikan dengan beragam model dan paduan warna serta harganya cenderung lebih murah.

Bahan kanvas banyak diaplikasikan pada sepatu anak muda yang modis, dikenal dengan nama sepatu kets. Sepatu jenis ini boleh dicuci menggunakan deterjen tetapi tidak untuk sepatu sintetis atau kulit asli. Akan tetapi, sepatu kets akan mudah rusak apabila proses pembilasan kurang bersih dan tidak menghilangkan sisa-sisa deterjen.

Membersihkan dan Menyimpan Sepatu Kulit

Salah satu parameter personality seseorang dapat diukur dari sepatu yang dipakai, karena sepatu merupakan bagian dari fashion style. Khususnya sepatu kulit menjadi pilihan favorit kebanyakan orang, sebab memiliki kesan yang elegan dan menarik.

Dalam hal perawatan, sepatu kulit membutuhkan tenaga ekstra dan rutin agar kondisinya terjaga dalam jangka waktu lama dan awet. Membersihkan sepatu sebaiknya menggunakan sepotong kain untuk mengelap partikel debu yang menempel di permukaan sepatu. Kuas juga berfungsi maksimal untuk menjangkau bagian celah sepatu terutama partikel debu yang menyelip di sela-sela sepatu hingga mengeras.

Kotoran-kotoran yang ada di dalam celah dapat juga dibersihkan dengan larutan pembersih seperti gel, busa, dan semprotan. Pembersihan dilakukan lebih rutin pada musin hujan yang rentan terhadap lumpur. Lumpur yang menempel dapat mengakibatkan kulit rusak dan melemahkan daya rekat lem sepatu.

Sebaiknya lumpur dibersihkan saat sudah mengering bukan pada waktu masih basah, dengan cara membenturkan ke dinding pada bagian lumpur yang mengering. Saat musim hujan tiba, dapat disiasati dengan membeli beberapa pasang sepatu sebagai cadangan yang menggunakan jenis bahan selain kulit.

Penggunaan sepatu secara terus menerus akan mempercepat sepatu menjadi berkerut. Sebaliknya sepatu yang dipakai secara bergantian akan membuat sepatu lebih awet dari segi kontur dan warna. Di pasaran tersedia beberapa kondisioner untuk mengilapkan sepatu kulit, salah satunya ialah petroleum jelly. Petroleum jelly dipakai selama satu minggu sekali dengan cara mengoleskannya di bagian sepatu kemudian dilap memakai kain lembut dalam gerakan melingkar biarkan hingga mengering.

Semir lebih jamak dipakai oleh pengguna sepatu, karena semir juga dapat mengubah tampilan sepatu usang dan lama. Menyemir sepatu membutuhkan keteraturan dan tidak perlu ragu menggunakan semir yang bermerk terkenal. Perlu dicatat bahwa semir sepatu tidak cocok untuk alas sepatu atau sol apabila diinginkan perubahan warna bagian tersebut.

Penyimpanan sepatu kulit memerlukan tindakan hati-hati dan tepat dimana sepatu harus dalam keadaan kering. Kondisi sepatu yang lembab atau basah akan mudah menumbuhkan jamur dan berakibat bau sepatu menjadi busuk. Maka dari itu, bagian luar sepatu yang basah harus dikeringkan terlebih dahulu menggunakan tisu atau handuk kering sedangkan bagian dalam sepatu, pengeringan lebih efektif memakai koran dan posisi sepatu berdiri.

Selain itu, sepatu tidak boleh terkena terik matahari langsung karena akan menyebabkan warna sepatu kulit memudar. Penempatan sepatu perlu diletakkan secara teratur pada rak sepatu agar kotoran dan debu tidak masuk kedalamnya. Menjaga bentuk sepatu kulit patut dilakukan pula, memanfaatkan penyangga bentuk sepatu. Penyangga sepatu dipasang agar tidak memengaruhi bentuk aslinya.

Merawat Sepatu Kulit Dengan Cuka

Sepatu kulit sudah dapat dianggap sebagai investasi berharga yang harus dijaga dalam waktu lama, karena pengguna sepatu kulit tampak lebih berkelas. Berbagai cara ditempuh untuk menjaga kualitas sepatu kulit agar tetap memancarkan kilaunya. Seperti menggunakan semir atau gel pengkilap sepatu.

Semua produk pembersih sepatu yang beredar di pasaran memiliki kemampuan menghilangkan semua jenis noda yang menempel di sepatu kulit. Akan tetapi mungkin banyak pengguna sepatu kulit tidak mengetahui bahwa ada bahan pembersih sepatu yang murah dan sering dijumpai di rumah.

Bahan yang dimaksud adalah cuka yang tidak mengandung bahan kimia secara berlebihan. Berikut ini penjelasan cara merawat sepatu kulit menggunakan media cuka.

  • Tali sepatu harus dilepaskan atau dikeluarkan dari lubang tali sepatu dan dibersihkan secara terpisah. Tali sepatu dapat dicuci bersama pakaian di dalam mesin cuci sedangkan sepatu dibersihkan menggunakan kain lap dan kuas serta cuka sebagai larutan pembersihnya.
  • Gunakanlah kain lembut untuk mengelap debu dan kotoran yang melekat pada sepatu sebelum diberi cuka. Kain lembut tidak akan meninggalkan bekas goresan pada sepatu, selanjutnya tambahkan cuka yang dicampur dengan minyak biji rami dengan rasio campuran 1:2. Kombinasi keduanya sebaiknya dimasukkan kedalam botol semprot agar dapat disemprotkan secara merata.
  • Semprotan dilakukan sekali dan merata tetapi sepatu kulit yang memiliki level kotoran membandel perlu mengulangi beberapa kali semprotan.
  • Pengelapan sepatu kulit dilakukan dalam jangka waktu antara sepuluh sampai dua belas jam setelah disemprot. Lap yang dipakai berbahan dasar kain lembut dan bersih. Kain lap digerakkan melingkar memakai bagian yang tidak ada debu atau kotoran yang menempel.

Membeli sepatu kulit saat ini dapat dilakukan dari rumah maupun darimana saja, asalkan terdapat fasilitas internet, tepatnya membeli dari toko online. Melalui toko online sepatu dapat dilihat berbagai varian tanpa harus datang langsung menemui penjualnya. Cara instan mendapatkan barang incaran yang jaraknya jauh dari tempat tinggal.

Ketertarikan pun muncul seketika melihat model dan warna yang unik sehingga membuat Anda bersemangat membelinya. Namun, terkadang sepatu yang dibeli dari toko online memiliki ukuran yang tidak sesuai dengan kaki. Seandainya hal ini terjadi maka diperlukan upaya peregangan sepatu sampai ukurannya lebih besar. Salah satu cara yang dilakukan adalah membawa sepatu ke tukang sol sepatu atau mengganjal bagian dalamnya dengan kertas dalam jangka waktu tertentu. Semoga cara merawat sepatu kulit berguna, dan dapat segera Anda praktikan di rumah.

You May Also Like